Menu

Fungsi dan Type Pompa Pemadam Kebakaran

Fungsi Dan Type Pompa Pemadam Kebakaran

Secara umum fungsi dari alat pemadam kebakaran adalah untuk memadamkan kebakaran atau api. Khusus untuk pompa pemadam / hydrant, media / liquidnya adalah air, dimana air ini akan dipindahkan dari Ground Water Tank (GWT) atau dari tangki oleh pompa melalui selang pada pilar hydrat dan box hydrant melewati pipa-pipa yang sudah terpasang secara permanen. Air yang dipindahkan oleh pompa hydrant tersebut berkapasitas besar dan bertekanan tinggi, besar kecilnya debit dan tekanan air yang dibutuhkan tergantung dari cakupan luas area dan seberapa tinggi gedung atau area yang akan diproteksi. Pengoperasian pompa hydrant ini bisa secara otomatis dan manual.

Type Pompa Pemadam Kebakaran :

1. Centrifugal End Suction

Type pompa centrifugal end suction adalah yang paling umum digunakan untuk alat pemadam kebakaran, karena jenis ini mempunyai range kapasitas yang ideal yaitu antara 250 GPM, 500 GPM dan 750 GPM dengan tekanan / pressure rata-rata 100 m atau 10 bar. Dikatakan ideal karena pada debit 250 - 750 GPM dengan pressure head 10 bar paling sering digunakan untuk pabrik atau gedung dengan tinggi 1 lantai dengan cakupan luas area ± 800 m² - 2000 m², untuk kelas hotel / gedung bertingkat luas area ± 800 m² tinggi 8 lantai.

2. Horizontal Split Casing

Type pompa horizontal split casing lebih banyak dipakai untuk debit air yang lebih besar dibandingkan dengan centrifugal end suction meskipun untuk pressure head relatif sama, yaitu kisaran 100 m atau 10 bar. Horizontal split casing dipakai apabila type centrifugal end suction sudah tidak bisa memenuhi spesifikasi debit yang dibutuhkan, mungkin karena cakupan area atau gedung yang diproteksi lebih luas dan tinggi. Kisaran range type horizontal split casing adalah 500 GPM, 750 GPM, 1000 GPM sampai dengan 2500 GPM. Namun ada alasan lain memakai type ini yaitu kemudahan after sales service karena type horizontal split casing lebih mudah membuka body pompa tanpa harus bongkar pasang erection pipa suction dan discharge. Berbeda halnya dengan centrifugal end suction yang apabila membuka body pompa harus dengan bongkar pasang pipa suction dan discharge. Dari sisi harga, horizontal split casing lebih mahal dibanding centrifugal end suction.

3. Vertical Turbine

Type pompa vertical turbine ini jenis pompa yang sangat khusus, karena body pompa unik sehingga butuh space yang khusus dan tidak umum. Body pompa vertical turbine propeller / impellernya harus tercelup ke dalam air dengan posisi electromotor ada di atas (bentuk vertical). Pompa hydrant jenis ini biasa dipakai untuk pressure yang sangat tinggi antara 15 bar - 20 bar. Pompa hydrant jenis vertical turbine cocok untuk bandara, dermaga / pelabuhan dan perkebunan-perkebunan dengan cakupan proteksi yang sangat luas.

Support Online

PT. CAHAYA SAKTI MANDIRI
Aji / Yudi
Email
klikcsm@yahoo.com
klikcsm@gmail.com
Telepon
(021) 8835 - 5281
Ponsel
0813 2805 9146
0812 1083 9348
WhatsApp
0858 1406 8688
0856 890 8893
Fax
(021) 8834 - 3099
Alamat
Jl. Diponegoro No.30A Jatimulya, Tambun Selatan
Bekasi
Jawa Barat - Indonesia

Artikel Terbaru

Cara Menentukan Pompa Hydrant

Kamis, 5 Oktober 2017 | 16:08:02 pm
Sebuah gedung dengan ketinggian 16 lantai, asumsi per-lantai adalah 4 meter dengan proteksi gedung menggunakan pompa hydrant dan sprinkler. Maka berapa Total Head / tekanan dan Flow / kapasitas pompa tertinggi yang direkomendasikan untuk kebutuhan gedung tersebut? Jawabnya adalah : 1. Total...
Read More

Pengaruh Pemipaan Terhadap Pompa

Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:22:24 pm
Pengaturan dan pemasangan pipa hisap maupun tekan dari pompa akan mempengaruhi head dari pompa, begitu juga dengan besarnya ukuran diameter pipa yang dipakai.Instalasi pipa yang berbelok-belok akan mengakibatkan total head bertambah besar. Untuk itu hindarilah sedapat mungkin instalasi...
Read More

Klasifikasi Pompa Centrifugal

Rabu, 19 April 2017 | 10:39:04 am
Ada beberapa klasifikasi / penggolongan pada pompa centrifugal, diantaranya yaitu :    A. Berdasarkan Letak Poros / Shaft Di tinjau dari letak poros atau letak Shaft, pompa centrifugal dibedakan menjadi 2 (dua) bagian :    Pompa Horizontal, yaitu pompa yang letak porosnya sejajar dengan kaki-kaki...
Read More

Jenis Impeller Pompa

Kamis, 13 April 2017 | 15:29:03 pm
Pada Centrifugal Pump salah satu bagian yang sangat penting adalah Impeller (kipas). Bentuk dan model kipas akan menentukan penggunaan dan kemampuan dari pompa tersebut.   Berikut jenis-jenis Impeller serta penggunaannya : 1. Peripheral Impeller Dipergunakan untuk Fluida yang bersih. Pada umumnya kapasitas pompa relatif  kecil...
Read More

Cara Memilih Pompa Transfer

Kamis, 6 April 2017 | 11:15:37 am
Pengertian pompa transfer secara umum adalah pompa yang berfungsi untuk memindahkan liquid / cairan dari satu penampungan ke penampungan lainnya. Jenis pompa transfer yang paling umum ada 5 jenis, yaitu :   Centrifugal End Suction, Centrifugal Multistage (terdiri dari Horizontal & Vertical Multistage), Centrifugal Close...
Read More