Menu

Klasifikasi Pompa Centrifugal

Klasifikasi Pompa Centrifugal

Ada beberapa klasifikasi / penggolongan pada pompa centrifugal, diantaranya yaitu : 

 
A. Berdasarkan Letak Poros / Shaft
Di tinjau dari letak poros atau letak Shaft, pompa centrifugal dibedakan menjadi 2 (dua) bagian : 
 
Pompa Horizontal, yaitu pompa yang letak porosnya sejajar dengan kaki-kaki (baseplate) pompa. 
Jenis pompa ini antara lain : 
 
1. Pompa Horizontal dengan kaki di bawah kursi bantalan. 
2. Pompa Horizontal dengan kaki di bawah rumah pompa. 
3. Pompa Horizontal Centre Line Mounted
    Digunakan pada Fluida yang mempunyai suhu tinggi dan dapat mengakibatkan pemuaian pada material. 
    Untuk menghindari pompa menjadi bengkok di atas pondasi, maka dibuat penunjang pompa pada 
    sumbu horizontal. 
4. Pompa Horizontal Monoblock (Close Coupled) 
    Dilakukan untuk membatasi ukuran pompa dan motor, maka pompa motor ini dipasang bergandengan 
    sebagai satu kesatuan. Biasanya kipas pompa dipasang pada poros motor, atau secara terpisah 
    menggunakan Sleeve Cooling dan Motor Standard. 
5. Pompa Horizontal In-Line (Close Coupled) 
    Pompa ini tanpa baseplate (penunjang), akan tetapi pompa ditopang pada saluran pipa. Sehubungan 
    dengan bobotnya, maka kapasitas dari jenis pompa ini relatif keci (terbatas). 
 
Pompa Vertical, yaitu pompa yang letak porosnya tegak lurus dengan kaki-kaki (baseplate) pompa. 
Jenis pompa ini antara lain : 
 
1. Pompa Vertical In-Line 
2. Pompa Submersible (pompa benam) dengan pipa pelindung yang terpisah. Biasanya pelumasan bantalan 
    poros dengan oli. 
3. Pompa Submersible (pompa benam) dengan pipa pelindung poros dan pipa tekan sebagai satu bagian 
    (tergabung). Biasanya pelumasan bantalan poros menggunakan cairan yang dipompa. 
4. Pompa Submersible (pompa benam) dimana pompa dan motornya sama-sama dibenamkan dalam fluida. 
 
B. Berdasarkan Letak Pompa
Di tinjau dari letak pompa, pompa centrifugal dibedakan menjadi 2 (dua) bagian : 
 
1. Dry Tipe (Tipe Kering) 
    Untuk tipe ini, pompa ditempatkan pada tempat kering tanpa dibenamkan pada fluida yang akan 
    dipindahkan. Jadi dibutuhkan pipa hisap sebagai penyambungnya. 
 
2. Wet Type (Tipe Basah) 
    Untuk tipe ini, pompa ditempatkan langsung atau dibenamkan pada fluida yang akan dipindahkan. 
    Tipe pompa ini masih diklasifikasikan lagi menjadi 2 bagian, yaitu : 
    a. Submersible Pump : Pompa terbenam pada fluida akan tetapi motor penggeraknya tidak dibenamkan
    b. Submersible Motor Pump : Pompa dan motor penggeraknya sama-sama dibenamkan dalam fluida yang
        akan dipindahkan 
 
C. Berdasarkan Sistem Penghisapan
Di tinjau dari cara kerja, pompa centrifugal diklasifikasikan menjadi 2 (dua) bagian : 
 
1. Centrifugal Self Priming Pump 
    Pompa dengan tipe ini dirancang agar mampu memberikan kevacuman tertentu terhadap instalasi suction / 
    hisap. Dengan kata lain bahwa operasi pompa tidak selalu membutuhkan air pancingan pada instalasi 
    Suction. 
 
    Catatan : 
    Sebaiknya ujung bawah pipa suction diberi Foot Valve, dan diberi air pancingan pada saat pertama kali 
    pompa dioperasikan (Trial Run). 
 
2. Centrifugal Non-Self Priming Pump 
    Pompa dengan tipe ini dirancang agar mampu memberikan kevacuman tertentu terhadap instalasi suction / 
    hisap. Dengan demikian pompa ini membutuhkan cairan yang penuh pada instalasi atau pipa suction pada 
    setiap operasi. 
 
 
 
 
190417

Support Online

PT. CAHAYA SAKTI MANDIRI
Aji / Yudi
Email
klikcsm@yahoo.com
klikcsm@gmail.com
Telepon
(021) 8835 - 5281
Ponsel
0813 2805 9146
0812 1083 9348
WhatsApp
0858 1406 8688
0856 890 8893
Fax
(021) 8834 - 3099
Alamat
Jl. Diponegoro No.30A Jatimulya, Tambun Selatan
Bekasi
Jawa Barat - Indonesia

Artikel Terbaru

Cara Menentukan Pompa Hydrant

Kamis, 5 Oktober 2017 | 16:08:02 pm
Sebuah gedung dengan ketinggian 16 lantai, asumsi per-lantai adalah 4 meter dengan proteksi gedung menggunakan pompa hydrant dan sprinkler. Maka berapa Total Head / tekanan dan Flow / kapasitas pompa tertinggi yang direkomendasikan untuk kebutuhan gedung tersebut? Jawabnya adalah : 1. Total...
Read More

Pengaruh Pemipaan Terhadap Pompa

Jum'at, 26 Mei 2017 | 14:22:24 pm
Pengaturan dan pemasangan pipa hisap maupun tekan dari pompa akan mempengaruhi head dari pompa, begitu juga dengan besarnya ukuran diameter pipa yang dipakai.Instalasi pipa yang berbelok-belok akan mengakibatkan total head bertambah besar. Untuk itu hindarilah sedapat mungkin instalasi...
Read More

Klasifikasi Pompa Centrifugal

Rabu, 19 April 2017 | 10:39:04 am
Ada beberapa klasifikasi / penggolongan pada pompa centrifugal, diantaranya yaitu :    A. Berdasarkan Letak Poros / Shaft Di tinjau dari letak poros atau letak Shaft, pompa centrifugal dibedakan menjadi 2 (dua) bagian :    Pompa Horizontal, yaitu pompa yang letak porosnya sejajar dengan kaki-kaki...
Read More

Jenis Impeller Pompa

Kamis, 13 April 2017 | 15:29:03 pm
Pada Centrifugal Pump salah satu bagian yang sangat penting adalah Impeller (kipas). Bentuk dan model kipas akan menentukan penggunaan dan kemampuan dari pompa tersebut.   Berikut jenis-jenis Impeller serta penggunaannya : 1. Peripheral Impeller Dipergunakan untuk Fluida yang bersih. Pada umumnya kapasitas pompa relatif  kecil...
Read More

Cara Memilih Pompa Transfer

Kamis, 6 April 2017 | 11:15:37 am
Pengertian pompa transfer secara umum adalah pompa yang berfungsi untuk memindahkan liquid / cairan dari satu penampungan ke penampungan lainnya. Jenis pompa transfer yang paling umum ada 5 jenis, yaitu :   Centrifugal End Suction, Centrifugal Multistage (terdiri dari Horizontal & Vertical Multistage), Centrifugal Close...
Read More